Logo
Logo

Entrepreneur Camp 2025

Posted at Friday, February 20, 2026 12:52 PM

By

Cover
Dalam rangka menumbuhkan semangat dan kapasitas kewirausahaan di kalangan mahasiswa, CDA IPB University kembali menyelenggarakan Entrepreneur Camp (Entrecamp) 2025. Kegiatan ini berlangsung selama bulan Maret - April 2025 yang diselenggarakan secara luring dan daring. Entrepreneur Camp menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan diri yang dirancang secara komprehensif untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan praktis, keterampilan teknis, serta wawasan strategis dalam membangun dan mengelola usaha. Entrecamp tahun ini terintegrasi dalam tiga program utama yang telah menjadi pilar pengembangan kewirausahaan mahasiswa, yaitu Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), Startup School, dan Student Innopreneur.

Melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), mahasiswa diperkenalkan pada dasar-dasar membangun bisnis sejak dari nol. Pembekalan dimulai dengan penguatan pola pikir wirausaha dan pengembangan ide bisnis. Dalam sesi ini, Ahmad Alam selaku CEO Kreator Sinergi Nusantara mengajak peserta untuk membangun growth mindset serta membentuk cara berpikir wirausaha yang adaptif dan inovatif. Peserta kemudian mendalami teknik menyusun model bisnis yang efektif melalui materi Business Model Canvas dan Product Prototyping bersama Deva Primadia Almada sebagai Asisten Bidang Inkubasi Bisnis dari LKST IPB. Sesi ini memberikan gambaran komprehensif tentang bagaimana sebuah ide dapat diturunkan menjadi model usaha yang terukur dan realistis.

Tidak kalah penting, aspek keuangan bisnis turut menjadi fokus utama. Asep Abdul Mupid, CEO PT Mitra Pradapa Sejahtera, memberikan pelatihan tentang penyusunan laporan keuangan sederhana, penghitungan biaya usaha, hingga penggunaan alat bantu keuangan yang mudah diaplikasikan oleh mahasiswa. Untuk mendukung pemasaran produk, peserta juga dibekali strategi segmentasi dan bauran pemasaran yang disampaikan oleh Ratna Yudythia Andayani dari Regal Springs Indonesia. Seluruh rangkaian ditutup dengan pemahaman mengenai studi kelayakan usaha, di mana Liisa Firhani Rahmasari dari Sekolah Vokasi IPB memandu peserta dalam melakukan analisis finansial seperti payback period, NPV, dan IRR.

Sementara itu, bagi mahasiswa yang sudah memiliki rintisan usaha, program Startup School hadir sebagai ruang pembelajaran lanjutan untuk memperkuat fondasi bisnis dan memperluas wawasan wirausaha. Erik Syamsul Rizal membuka sesi dengan materi etika bisnis, membahas pentingnya integritas dan nilai dalam praktik usaha. Asep Taryana kemudian mengarahkan peserta pada penguatan value proposition dalam produk mereka, sehingga bisnis yang dijalankan memiliki keunikan dan daya tarik yang kuat di mata pasar. Selain itu, Lisa Noviani dari Dynamic Marketing Research Services membagikan ilmu tentang riset pasar dan manajemen penjualan, sementara Agus Candra Suratmaja selaku advokat dan konsultan hukum mengedukasi peserta terkait pentingnya legalitas dalam menjalankan usaha. Di sisi keuangan, Asep Abdul Mupid kembali hadir untuk membahas manajemen arus kas, analisis laporan keuangan, hingga pengelolaan utang modal secara bijak.

Program ketiga, Student Innopreneur, ditujukan untuk mahasiswa yang telah menjalankan usaha secara aktif dan ingin membawa bisnisnya ke tahap pengembangan lebih lanjut. Materi diawali dengan diskusi mendalam mengenai etika bisnis lanjutan dan prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang disampaikan oleh Sukma Kamajaya, Direktur Pengembangan Karier dan Kewirausahaan IPB. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai sumber pendanaan seperti pinjaman KUR, CSR, hingga sistem crowdfunding, yang dijelaskan oleh Asep Abdul Mupid. Untuk memperluas jangkauan usaha, Asri Dwi Ambarwati dari Prektea memberikan strategi pengembangan melalui sistem cabang, franchise, maupun pemanfaatan ekosistem digital.

Lebih jauh lagi, peserta dibekali pengetahuan mengenai pemasaran internasional oleh Pekik Warnendya dari PT Nusa Berdaya Indonesia, termasuk pemetaan peluang ekspor bagi UMKM. Di sisi manajerial, Risdia Okfandia dari BTN menjelaskan tentang pengelolaan sumber daya manusia secara strategis, sementara Lily Ismiyati dari iCar Asia (CARSOME) membagikan praktik terbaik dalam manajemen operasional, kualitas, dan rantai pasok.

Entrepreneur Camp 2025 bukan hanya menjadi ajang pembekalan materi kewirausahaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman, dan menumbuhkan kepercayaan diri sebagai calon pengusaha muda. Dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang mulai dari akademisi, praktisi, hingga pelaku industri, kegiatan ini memperkuat sinergi antara dunia kampus dan dunia usaha.
IPB University percaya bahwa wirausaha muda yang sukses tidak hanya membutuhkan ide cemerlang, tetapi juga pola pikir yang tepat, keberanian untuk memulai, dan kesiapan untuk terus belajar. Melalui Entrepreneur Camp, kampus mendukung mahasiswa untuk menjadi pribadi yang mandiri, solutif, dan siap memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

RELATED ARTICLES

cover
NewsBy

Innoventure Onboarding Day 2026

CDA IPB sukses gelar Onboarding Day IPB Innoventure Hub 2026. Ratusan mahasiswa terpilih siap cetak wirausaha muda berda

Posted at 26 Feb 2026

cover
NewsBy

Penutupan Program Kewirausahaan PMW Tahap 2 - 2025

PMW Tahap 2 IPB ditutup oleh CEO Jabon Group, Oktavian Fauzi. Momen inspiratif bagi mahasiswa untuk mulai beraksi memban

Posted at 25 Feb 2026

cover
NewsBy

Penutupan Pelatihan Kewirausahaan Mahasiswa IPB 2025

217 kelompok mahasiswa IPB University tuntaskan pelatihan wirausaha lewat program PMW, Startup School, dan Student Innop

Posted at 25 Feb 2026

Contact Us

Direktorat Pengembangan Karier, Kewirausahaan dan Hubungan Alumni

Gedung Innopreneruship Center Lt.2 Kampus IPB Dramaga - Bogor Jawa Barat, Kabupaten Bogor Indonesia 16680